Saturday, June 21, 2008

1 Night Left in KG

Akhirnya deh besok sudah harus meninggalkan Kelapa Gading.. yahh walaupun pindah, tp ga nutup kemungkinan bakal balik dalam waktu dekat buat ambil ijazah danlainlain... tp kalo dibilang sedih..hmm..sayang sebenernya haha.. udah 16 taon kali yak gw di sini?

kelapa gading. di sini kalo mao ke mal mah tinggal ngesot. bosen di mkg? tinggal ke artha.
mao nonton? ada 4 bioskop di sini.
msh blm puas?
msh ada bowling, billiard, gokart (yg emang dasar noraq, gw blm pernh nyoba)
ga ada makanan? gampil.

kelapa gading emang top deh.

tapi, beginilah.
masa mau di sini terus?
sekali2 boleh dong cari suasana dan tempat baru.
kalo di kelapa gading terus, rasanya monoton jugha (haha skrg aja bisa ngom gini)
18 tahun jd anak jakarta koq cuma tau kelapa gading? huahaha.
18 tahun di jakarta cuma tahu kelapa gading haha.

Tangerang, I'm coming...!

Friday, June 20, 2008

Antara Awal dan Akhir..

Walaupun udah lewat seminggu, tapi rasanya blm afdol kalau blm diabadikan di sini..

Tepat hari Sabtu, 14 Juni 2008.. seluruh pelajar di Indonesia pasti menanti2 datangnya hari ini, mungkin dgn jantung berdebar-debar, biasa-biasa aja, atau mungkin udah pasrah aja dgn hasilnya nanti.. dan, seperti biasa, kemungkinannnya pasti ada dua : Lulus atau Tidak Lulus..

Selamat buat semuanya yg lulus.. walaupun udah ga pake seragam lagi, tapi tetep aja mesti belajar nanti hahaha.. kapan kita bs berhenti belajar? Ga bisa deh kayaknya..Buat yg belom lulus, ambil sisi positifnya aja… kegagalan itu bisa membuat kita utk belajar lebih banyak lagi.. haha kalimat udh pasaran bgt yak?

Oke. Hari sabtu kemaren, gw pake kebaya lhoh.. utk pertama kalinya seumur hidup.. sumpah, ga enak bgt. Untung ga pake high heels. Mampus lah gw.. haha. Waktu diumumin semuanya lulus UN, legaa sekali rasanyaa.. bertepuk tangan jg senaang sekali rasanyaa.. bangga sekali dgn prestasi sekolahku hehe...^^

Sekarang tinggal tunggu ijazah keluar deh. Dan gila, nilai raport gw turun drastis! Malu banget kalo dibandingin sama semester kemaren.. Tapi yasudlah yg penting ijazahnya nanti haha.. sok yakin bgt sih.

Akhir kata, tapi bukan yg terakhir.. Terima kasih kuucapkan pada semua guru yg udh ngajar, bukan cuma di sma, tapi dari tk-sd-smp.. dr gw yg dulu msh cengeng sampai saat ini.. makasih semuanya..

Makasih juga buat teman2 ku.. semuanya yg sudah kuanggap atau mengganggapku sbg teman atau mgkn sahabat, terima kasih.. untuk waktu, jiwa, raga, dan pikiran kalian semua..

Thursday, June 5, 2008

Old Galleriesta

Hee Hee. Look at what I've found in my old folders. They were created a looooong time ago..

-----------------------------------------------------------------
Gesekan Biola Bisu

Gesekan dawai biola
Tak cukup hanya melihatIngin kudengar
Dan ingin kurasakanbagaimana diriku mendengar alunannya
Yang ada di depan kedua mataku
Yang hanya dapat kulihatYang hanya dapat kusentuh
Tak pernah sekalipun kudengar alunan gesekan biola yang dimainkannya
Tak pernah kudengar suaranya
Suara serta nyanyian merdu dari mulutnya
Hanya bisa melihat gerakan bibirnya
Aku ingin tahuseperti apa merdu itu
seperti apa alunan dawai biola
seperti apa pula suara canda dan tawa
seperti apa tangisan
Aku ingin mendengarnya
walau hanya sekali saja
-----------------------------------------------------------------
Listening to the birds song
Looking to the azure skies
This is where we belong
Together until our tear dries

No matter how hurt the scars
Patiently waiting with gloom
Every night under the silver stars
Eternally until the flowers bloom

Whispering in the sound of rain
Can’t hear what they say
Running to catch the train
Till lost in the way

Hardest to understand
What's inside the world
Here forever we stand
Keeping the words untold

Staring at your reflection in water
Recalling the memories in the past
Pretending it does not matter
But it lasts so fast

Exploring the serene forest
With fantasy awaits in front
Why should I do the rest?
‘Cause you tell me “don’t”

Little puppies look for cheer
While we reunite in moonlight
Whatever happens, for sure
They insist on going wild
-----------------------------------------------------------------
Freedom

After years even centuries
I’ve been looking for you
To ensure you are exist
Yes…..you’re there….
I see you uncovered
With no mask…
no more lies…
No more acting…
Only freedom in your eyes…
Like the birds were released from its cage
Flying in the blue sky
Through the white cloud and mist
See the world and horizons
Listen to the ovean waves
Let the time flows
Writes every chapter
It’s your story…
Not his…
not hers…
not mine…
It’s yours…
-----------------------------------------------------------------
Hujan

Kami bercengkrama di sini, di bawah rintik derasmu
Sedari tadi kami menunggu, berharap kau akan berhenti
Berdoa supaya kau pulang dan menjemput sang mentari
-----------------------------------------------------------------
Jendela Kehidupan

Dari balik kaca jendela kumelihatmu
Mengamati setiap gerak-gerikmu
Menghitung setiap langkah-langkahmu
Mencari-cari arah tatapan matamu
Menunggu kau ‘tuk menoleh padaku
Kaulah jendela kehidupanku
Tempat ku melihat isi dunia
Tempat ku merasakan hembusan angin kehidupan
Tempat ku menghirup segarnya udara kehidupan
Tempat ku merasakan manis dan pahitnya cinta
Tempat saksi pertemuan pertama kita
Juga sebagai saksi perpisahan kita
Sehingga kututup rapat jendelaku
Kutinggalkan kaca saksi kisah itu
Sampai rintik-rintik hujan mengembun
Kuusap embun hujan dengan jemariku
Dan di sanalah kulihat sosokmu berdiri
Menungguku membuka jendela kembali untukmu
-----------------------------------------------------------------
Si Tahanan

Akulah…
Si Tahanan…

T’lah lama kubersemayam, dalam kelambu jinggaku
T’lah lama kumerindukan, kicau burung di langit biru
T’lah lama kuberdoa, ‘tuk mencapai cakrawala
T’lah lama kumencari kunci, membuka kekosongan yang membelenggu

Akulah…
Si Tahanan…

Kurungan ini menyesakkan, membuatku kaku tak berdaya
Kesunyian ini membisukan, tak kudengar balasan jawaban
Kegelapan ini membutakan, setitik pun cahaya tak menuntun

Akulah…
Si Tahanan…

Aku ingin berlari secepat kijang di padang
Aku ingin berteriak sekeras gemuruh dalam badai
Aku ingin terbang seperti kupu-kupu pemburu madu
Aku ingin menjadi pelita, seperti kunang-kunang dalam malam
Aku ingin bertualang, seperti bajak laut mengarungi samudra

Si Tahanan…
Itulah Aku…
-----------------------------------------------------------------

Waiting for My Prince

Here I stand with little fairies
Under the moonlight and silver stars
Praying for my Prince to the stars above
Looking for the new miracle awaits
Oohh…

Oohh…
I believe we’re in fairy tale
With me as The Princess
And you are The Prince
Let’s write our tale together
I believe we’re in fairy taleI believe...
Oohh…
I believe…

Right here we made our promise
As the stars and moon witnessed
“Under the fullmoon and the stars,
We’ll meet again..”

Oohh…
Yeah…

I believe we’re in fairy tale
I still believe in our promise
I’ve been waiting for My Prince
I wish the stars will lead your way here
And I keep asking little fairies
“Where is My Prince?”

Oohh…
I believe we’re in fairy tale
I stil believe
-----------------------------------------------------------------

Defense Mechanism

A defense mechanism is a reaction as a result of unhappy thoughts or feelings in another way to keep us being overwhelmed from the real problem. According to my resources, there are seven kinds of defense mechanisms:

1. Denial : to refuse a situation.
2. Rationalization : to think about reasons or excuses why or how the problem can occur.
3. Reaction formation : to proclaim the opposite of your feelings.
4. Projection : to believe someone else has the negative thoughts or feelings that you have.
5. Displacement : to be angry with someone who holds less important role instead with those who did the central point.
6. Fantasy : to do something entertaining to escape the problem.
7. Regression : to commit some immature acts.

*just found an interesting fact from BARRON'S How to Prepare for The TOEFL iBT, 12th Edition, Model Test 1 Listening Section 6 "Psychology Class"*

Storiesta

I should have been practicing my English skills right now, but since I'm too lazy to move my ass to get those thick TOEFL books, let's just practice writing here..^^ ohoho..Nothing so special has happened recently, so maybe what I'm writing is not that interesting for you..

Yesterday, I've just finished playing Crisis Core : Final Fantasy VII.. I watched the ending twice. I could say that I ALMOST cried watching that sad-tragic-but-somehow-happy(?) ending.. I've known before I played that it would not another live-happily-ever-after ending, but you know, it is Square Enix, guys.. haha they always know how to make those scenes into one perfect package.

Okay, talking about stories. Sometimes (or maybe always), when I finish reading a novel, atching a movie, playing a game, or anything that has a good storyline, I always recall the story over and over again, even I can't sleep so tight in the night haha.. For me, one of the most interesting aspect in a story is "WHY and HOW someone becomes an antagonist?" Do you get what I mean? Everyone in this world is born with no labels such protagonist or antagonist, isn't it? There must be a process of growing or understanding or emotional pressure or bad trauma or whatever it is. And mostly, if you see it in a different point of view, you can't judge that he/she is an evil. ecause whoever they are, they must have strong motives why they do such harmful things. For example in a movie (I forgot what the title is) which tells a story about a father who hijacks a hospital and keeps everyone there as hostage in order to have his dying son cured. In one view, he is the criminal. In the contrary, he is just a father who wants the best for his son's life, even it means he must be imprisoned for the rest of his life.. Unfortunately, not all antagonists in a story have strong and acceptable motives, especially in Indonesian Sinetron.

Okay, more talking about stories. Once, I had a simple thought, that to live is to write a story, like a novel... But thinking after thinking, I realize that I was WRONG! If you read a novel, and finish it, you can re-read it again. or if you have some favorite moments, you can just find the pages you look for, and read it over and over again until you memorize them word by word. If you don't like the ending, then re-read it and just don't finish it! But in real life? You can't redo what you have done.. You can't stay in one place, forever.. Well, whatever happens (for good or bad), your life goes on as the way it is meant to be..

Okay, more and more talking about stories. I have writen some of them myself, but one thing for sure, none of them is finished. I even doubt one of them will be finished someday. Looks like they will remain forgotten-yet-unforgotten.. haha. I can't be a full-time writer, certainly.

Monday, June 2, 2008

Kebahagiaan

baru aja gw baca sebuah artikel, yg menurut gw cukup menarik buat dipikirkan...demikian salah satu kutipannya (dgn perubahan seperlunya) : "kebanyakan org menyalahartikan kebahagiaan adalah suatu perkara dari suatu keadaan, bahwa kebahagiaan dan kesedihan adalah hasil dari sesuatu yang terjadi. tetapi sebenarnya, kebahagiaan lebih mengacu kepada hasil dari sumber emosionil yang bertumbuh dengan waktu."

mungkin contoh sederhananya seperti ini ya. misalnya, sewaktu sd betapa senangnya jika kita bisa mendapat nilai 100 di ulangan matematika. tetapi, skrg pun ulangan matematika dengan nilai 70 saja kita sudah senang bukan main, karena walaupun kita tidak mendapat nilai sempurna, tetapi semua itu adalah hasil jerih payah belajar semalam penuh. kepuasan kita yg dulu dgn yg sekarang pasti berbeda.

oh ya, contoh lain nih. misalnya, dapet nilai 60 untuk ulangan fisika yg skbm-nya ternyata 65.. hayooo nyesek bgt tuh pastinya? tapii ada 2 sisi kita bisa memandang. yg pertama, maki2 gurunya yg pelit ngasih nilai dan males2an belajar buat remed. atau kedua, yahh untunglah masih ada remed, nilai jadi tertolong dan gw jd punya kesempatan untuk lebih ngerti. daripada dapet nilai pas-pasan 65, tuntas sih tuntas, tapi tetep ga ngerti.. nah jd lebih seneng khan, dibanding menggumpat dlm ati? lama2 mkn ati sendiri..

gw selalu berpikir kenapa org menganggap masa sma adalah masa terindah? karena masa sma adalah masa di mana kita lebih dewasa, lebih mengerti, dan lebih bisa menghargai hidup. jadi, pasti kita ingin mengisinya dengan 'sesuatu'. dibandingkan masa sd yg cuma monoton gitu2 aja dan terlewat begitu saja. jadilah masa sma sebagai masa terindah di masa2 sekolah. yah paling tidak, begitulah menurut gw ... =)

tapi, agak sedikit ironis ya. di saat lagi krisis gini karna harga2 barang naik, malah ngomongin soal kebahagiaan..... dalam saat krisis, pasti kita jd pesimis.. huh, bahagia? mungkin itu cuma bullsh*t! haha..

siapa sih yg ga mau bahagia? to live happily ever after.....?
tapi, ingatlah.. kebahagiaan adalah sebuah pilihan....

Thursday, May 29, 2008

Holiday Syndrome

HOLIDAY SYNDROME : tidur-makan-nonton-main-dan aktivitas2 malas lainnya-diselingi dgn tidur, tidur, dan tidur..hayoo.. sudah terjangkitkah Anda dgn Holiday Syndrome ini??

apa sebenarnya tujuan liburan? mengganti rutinitas yang membosankan menjadi rutinitas yang dipenuhi dengan kemalasan haha.

begitulah aktivitasku sehari-hari selama liburan. sebenarnya banyak hal berguna yg msh bisa dilakukan, tapi apalah daya seorang pemalas seperti aku, yang hanya semangat untuk tidur2an, kalau tidak yah memanjakan diri dengan psp tercinta..

huahaha nge-post pun juga ga penting kalo isinya kayak gini.. aku jadi malu.. pasti di luar sana ada banyak teman-teman yg melakukan hal yg lebih berguna. tapi, aku juga yakin, pasti banyak juga yg bermalas-malasan haha.

padahal tepat di samping, di belakang, di depan, bahkan di atas dan di bawah, tersebar benda-benda sakti yang bisa menjadikan liburanku ini penuh makna. ada kanvas yg masih putih bersih. ada buku novel yg baru dibaca sinopsis di belakangnya doank. ada buku mandarin, jepang, dan perancis yang bisa dibaca juga kalau mau. tetapi, entah mengapa diriku tetap setia pada sang psp yg telah memberi warna akhir2 ini. aku masih terpana dengan 1st Class SOLDIER, Zack Fair, dan kawan-kawannya. kisahnya terlalu sayang untuk ditinggalkan 1 detik saja. dan sekarang aku harus menunggu mungkin 2 jam lagi (pspnya lagi dicharge gt lho haha) untuk segera mengakhiri kisahnya. oh tidak tidak. mungkin aku sudah gila. mungkin aku sudah seperti Sephiroth, Hollander, Genesis, dan karakter-karakter gila lainnya di sana.

sudah. sudah. cukup segini saja. terima kasih sudah membaca. maaf jika isinya mengecewakan...

motto saat ini : lakukanlah hal yang berguna dalam hidupmu, bahkan saat liburan sekali pun.. (tapi, aku rasa... bermain Final Fantasy VII : Crisis Core yang telah dinanti-nantikan merupakan hal yang berguna juga, bukan?? haha)

Sweet 13th

Begitu menawan biru-hijau yang kau miliki..
Terkadang coklat bersama butiran pasir yang dihempas..
Bergulung dan menari menghantam daratan..
Terdengar riak airmu begitu menggoda..
Begitu cepat membasahi kaki yang telanjang..
Menyambut kami yang berkelana dari kota..
'Tuk melewai hari-hari terakhir bersama..

Kawan, seminggu sudah kita ke Carita..
Bermain pasir dan menantang ombak bersama..
Walaupun bukan di Ritz Carlton kita menginap..(emang ada Ritz Carlton di Carita? haha)
Tapi aku senang menghabiskan waktu bersama..
Mengabadikan momen ini dengan jepret kamera..
Sangat manis untuk dikenang..
Namun sayang, aku tak bawa kamera..
Jadilah kamera teman-temanku korbannya..
Teman, satu pesanku untukmu..
Jangan lupa dibagi yah, entah bagaimana caranya.. Haha..

Tiga hari dua malam..
Waktu yang singkat, tapi...ga juga sih...;p
Di malam yang terakhir dengan diiringi suara hempasan ombak..
Kita mengucapkan salam perpisahan bersama..
Dengan pelukan, tangisan, dan senyuman, serta harapan cerah 'tuk masa depan..
Siapa yang mengira begitu banyak mata merah dan berair di malam itu..
Ternyata masa 3 tahun ini, Kawan.. memang telah memberi kita sebuah makna..
dan kenangan yang sangat indah untuk dibuka kembali nantinya..

Tiga tahun ini memang tidak mudah kita lalui..
Ada saatnya kita di puncak, dan suatu waktu terjatuh dalam jurang..
Namun, semua itu adalah pelajaran..
Bukan hanya seputar matematika, fisika, kimia, dan biologi..
Atau ekonomi, geografi, sejarah, dan sosiologi..
Tetapi juga kepemimpinan dan nilai kehidupan lain-lainnya..
Walaupun terkadang kita mengeluh bahwa semua itu tidak berguna..
Tetapi, mau tak mau kita harus mengakui.. bahwa kita harus jalani semua itu..
Sekarang mungkin pelajaran yang membosankan itu tak lagi setiap hari menghantui..
Tetapi, bersiaplah untuk yang lebih besar lagi..

Terima kasih untuk semuanya..
Semuanya deh yang ngerasa, makasih yaa..

Sunday, May 25, 2008

Cinta dan Nafsu

*copycat cisca yg seblomnya udh ngepost esainya hihihi*

Hampir setiap orang yang denger judul esai ini pasti merespon dengan tidak biasa alias luaarrr biasaa.. Don't judge a book by its cover.. Don't judge a writing by its title.. Baca dulu donk..

Esai ini sebenernya tugas sekolah yang diambil dari Novel Sintren.. Kalo bisa kasih komen ya ^^ soalnya gw blom pernah denger komentarnya dr org lain nie, selain dr guru bhs Indonesia-nya sendiri..

----------------------------------------------------------------------

CINTA DAN NAFSU

Cinta. Semua orang sudah tahu kalau cinta itu bukan sebatas cinta sepasang dua kekasih. Ya, cinta itu universal. Cinta bisa terhadap Tuhan, orangtua, saudara, sahabat, alam, hewan, tumbuhan, dan lainnya. Konon kata orang, mencintai dan dicintai itu sama-sama indahnya. Terkadang cinta itu bisa begitu nyata terlihat. Terkadang cinta bisa malu-malu. Ia hanya bersembunyi sehingga orang-orang tidak menyadari keberadaannya. Lalu, bagaimana dengan nafsu? Saat mendengar kata “nafsu” apa yang Anda pikirkan? Sebagian besar orang pasti langsung mengaitkannya dengan keinginan untuk memenuhi hasrat seksual. Kalau Anda berpikir bahwa definisi nafsu hanya sedangkal itu, Anda salah. Seperti halnya cinta, nafsu juga bersifat universal. Bisa nafsu terhadap uang alias matre, nafsu akan jabatan, nafsu makan yang besar, dan nafsu-nafsu duniawi lainnya. Anda pasti sering mendengar kalimat seperti ini, ”Makanya, jangan napsu!” Jadi, antara cinta dan nafsu adakah kaitannya? Banyak orang bilang cinta itu membutakan. Saking gelapnya karena buta, kita bisa tersesat sampai akhirnya kita berkenalan dengan nafsu. Punya kenalan baru, kenalan lama dilupakan. Buka kacang, lupa kulitnya. Sudah jadi nafsu, cinta dilupakan. Ya, itulah manusia.

Sekarang coba Anda ambil novel Sintren dan cermati kover depannya (kalau malas atau tidak bisa, juga tidak apa-apa). Jangan perhatikan judulnya, tetapi coba cemati ilustrasinya. Ilustrasi itu mencerminkan salah satu unsur cerita Sintren ini. Wajah Saraswati berada ditengah dikelilingi dengan wajah-wajah yang bertampang ”om-om genit”. Wanita normal pasti akan merasa ’jijik’ melihat ini dan tidak akan membiarkan dirinya dipandangi seperti itu. Saya tidak tahu bagaimana pikiran pria saat melihat ilustrasi ini karena saya bukan pria. Silakan tanyakan pada diri Anda sendiri jika Anda pria, atau tanyakan pada teman pria Anda jika Anda adalah seorang wanita yang ingin tahu.

Sintren Saraswati dikisahkan memiliki kecantikan yang tiada duanya. Bukan cuma laki-laki yang terpikat, wanita pun sampai iri dengan pesonanya. Pesona Saraswati ini membutakan mata dan hati para lelaki, bukan hanya yang jomblo dan belum menikah, tetapi juga laki-laki yang sudah beristri dan beranak (atau mungkin bercucu?). Nafsu mereka akan paras ayu Saraswati telah mengalahkan romantisme bersama pasangan hidupnya menjadi tidak berarti, tidak bernilai, bahkan mungkin dilupakan. Yang belum menikah ingin cepat-cepat melamar, yang sudah menikah ingin menceraikan istrinya supaya bisa melamar Saraswati. Ke mana akal sehat mereka? Rela melamar gadis yang jauh lebih muda dan meninggalkan anak istri, sekedar karena terpikat akan kecantikannya? Sangat tidak masuk akal di mata orang sehat.

Begitulah yang dikisahkan dalam Sintren. Suami-suami pergi meninggalkan keluarga mereka untuk melamar anak gadis orang. Wajar saja bila istri-istri mereka protes pada Mak Saraswati untuk segera menikahkan Saraswati, jadi suami mereka tidak perlu menjadi korban lagi. Begitulah nasib istri-istri itu. Mereka harus rela melihat suaminya meraung-raung, meneriakkan nama Saraswati sepanjang malam, dan tidak mengacuhkan keluarganya sedikit pun. Mereka pasti bertanya-tanya ke mana perginya laki-laki yang dicintainya? Bagaimana dengan janji untuk bersama dalam suka-duka, sehat-sakit? Cinta mereka telah dikalahkan oleh pesona Saraswati. Suami mereka sekarang bernafsu untuk menikahi Saraswati. Ada yang pasrah, protes, sampai bunuh diri. Bukan hanya dalam cerita Sintren, di realita kehidupan pun tidak sedikit orang seperti itu. Menceraikan pasangan hidupnya, lalu menikah dengan orang yang lebih muda. Hanya karena ia lebih cantik, mempunyai tubuh yang lebih ’aduhai’, karir yang sukses, dan macam-macam alasannya. Kalau begini kasusnya apakah pernikahan yang dimaksud diatasnamakan oleh cinta sejati atau oleh ’cinta-citaan’ yang mengatasnamakan nafsu?

Jika Anda pria, mungkin Anda merasa Saya tidak adil. Kenapa dari tadi hanya tentang laki-laki yang bernafsu? Baiklah, sekarang kita mulai dari tokoh Sintren yang wanita. Contohnya, Maknya Saraswati alias Surti. Surti di sini diceritakan sebagai wanita yang mencintai uang. Saking cintanya ia dengan uang, ia memaksa putrinya untuk menikah dengan anak juragan yang sudah ’om-om’. Walaupun ia tahu gelar sarjana adalah impian Saras, tetap saja ia bersikeras menikahkan mereka. Sama halnya dengan Maknya Wati. Dengan menanggalkan harga dirinya, ia memeras harta Juragan Wargo untuk menebus kematian ibunya. Bahkan, memaksa Kirman, anak Juragan Wargo, untuk melamar Wati. Seperti itulah kisah manusia yang jatuh cinta dengan uang. Dengan uang kita bisa membeli banyak hal. Begitu banyak kenikmatan duniawi yang dtawarkan oleh uang sehingga membuat kita bernafsu. Namun, bukan hanya wanita saja yang bisa matre, laki-laki juga bisa. Namanya juga manusia.

Zaman sekarang ini, mulai banyak orang yang meragukan keberadaan cinta sejati untuk sebuah pernikahan, tetapi tidak sedikit juga yang masih mendambakannya. Sulit menemukannya, tetapi tidak mustahil. Dari sekian banyak lelaki yang melamar Saras, tak ada satu pun yang bisa meluluhkan hatinya. Bagi Saras, tambatan hatinya hanyalah Sinur dan akan selalu Sinur seorang. Sinur juga menaruh hati pada Saras. Namun, terkadang ketika cinta akan berlabuh di pelabuhan hati, ada saja ombak atau badai yang menerjang sampai menenggelamkan kapal cinta. Sinur dan Saras terpisahkan oleh maut yang menjemput Sang Sintren. Bagi Sinur, Saras cukup menjadi Saraswati saja, tanpa embel-embel sintren. Cinta sejati sulit ditemukan, sulit juga ditinggalkan. Dalam hati Sinur masih dan selalu ada ruang untuk Saras. Ia rela menikah dengan wanita lain tanpa dasar cinta. Sinur hanya cinta dengan fisiknya saja yang mirip Saras.

Jadi, benarkah tidak diperlukan cinta sejati dalam sebuah pernikahan? Sekarang cinta sejati memang tidak selalu menjadi dambaan semua orang dalam sebuah pernikahan. Bagi mereka, cerita seperti itu hanya ada dalam dongeng antara Putri dan Pangeran. Idealisme sebuah cinta sejati di zaman sekarang menjadi tidak begitu penting. Asal ada uang, nikah pun jadi. Asal cantik, melamar gadis muda juga tak masalah. Mungkin begitu yang dipikirkan laki-laki yang terlewat terpesona pada Sintren. Asal bisa hidup mapan dan berkecukupan, sudah cukup dalam pernikahan. Tidak perlu ’cinta-cintaan’. Begitulah yang dipikirkan Mak Saraswati. Asal ia bisa merasakan hidup sebagai orang kaya, itu sudah lebih dari cukup. Zaman modern ini tampaknya sudah mengubah idealisme sebuah pernikahan. Tuntutan zaman menjadi lebih berat. Pernikahan antara dua insan manusia yang saling mencintai? Realitanya tidak selalu begitu. Banyak orang berpikir bahwa cinta tidak menjanjikan sebuah garansi hidup bahagia selamanya. Contohnya, Kartika yang karena ditinggalkan cinta, akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri. Sinur juga. Ia harus rela melihat kepergian belahan hatinya.

Cinta datang dan pergi begitu saja seperti kupu-kupu terbang. Nafsu juga demikian. Ia datang dan menguasai pikiran manusia. Apapun kalau sudah nafsu, harus didapatkan. Cinta dan nafsu bisa berdiri sendiri. Cinta ya cinta. Nafsu ya nafsu. Namun, cinta dan nafsu juga memiliki sebuah ikatan semu. Nafsu seringkali mengaku sebagai cinta, sampai-sampai membuat orang buta. Buta sampai gila. Gila sampai mati. Yang tidak masuk akal, jadi masuk akal. Yang mustahil, jadi mungkin. Banyak orang dipermainkan oleh cinta sampai akhirnya bernafsu. Nafsu mempermainkan cinta. Manusia dipermainkan seperti boneka, seperti laki-laki yang terlewat terpesona pada Sintren Saraswati. Mereka tak lebih dari sekedar wayang. Padahal, setiap manusia dikaruniai akal budi, bukan boneka, apalagi binatang. Binatang hanya tahu makan dan bereproduksi. Manusia jelas bukanlah binatang. Jadi, sebagai ciptaan yang sempurna, jangan mau dipermainkan oleh cinta atau hawa nafsu! Tetapi, perlakukanlah cinta sebagaimana mestinya dan kendalikan hawa nafsu.

--------------------------------------------------

Friday, May 16, 2008

I'm a Webshy..

A webshy defines sum1 who are afraid to show himself outhere in the web world, for he doesn't wanna write a blog becoz he assumes that everybody in this world would know everysingle things in his life.. so, r u 1 of them? well, I WAS... and i guess I AM, still...

I made this blog so i can have a place where i can throw up every-importan'-yet-unimportant-things in my mind.. i can have a place where i can do a nostalgia.. i can have a place to treasure my sweet or bitter memories.. i can have a place to express my thoughts, opinions, about anythings going.. but, i was also afraid.. that i'd only write 'rubbish'.. so for the first time, i merely kept it for and by myself.. but, someday i promised, when i'm ready to publish this.. i'll let everyone knows.. and yeah, NOW is the TIME..

Haha.. actually, a friend of mine today told me that she'd just made a blog.. and 'spontaneously', i said i had one too.. ^^ well, hey.. she'd just writen a few posts, whereas i am here with 'some-teen' posts.. so, why dun i start to publish it 'officially'..?

and it made me sick because i wrote quite a lot, but there r NO RESPONSE at all... what a pity me.. and very surprisingly, i have this one friend who has found my blog by herself.. i didn't know how she managed to find mine.. i've ever asked once but it seems that my question remains forgotten...;p

so guys, u have the 'lucky' chance to read mine... ;p (hwhwhwhw) then, dun u just read and close it but drop a comment pls?? hehehe.. but, it's okay lah if u just wanna read them.. because i'm also a blog-reader.. keep reading others' blog, but never i say 'Hi, ur blog is so inspiring'.... ;p hwhwhw.. even though, i might not post any inspiring or useful writings as i always read from others', well..

WELCOME to M.E.M.O.R.I.E.S.T.A!!